jamak anak manusia akan berujar bahwa kumpulan kosa kata ini merupakan dramatisasi dari kisah yang sebenar-benarnya, sangkalan atas gugatan tersebut adalah sebuah pembenaran akan kebebasan berapresiasi di dunia maya
Friday, December 4, 2009
tanya?!
mencari jiwa pada kepulan asap..
mencari jiwa dalam suatu kota..
saat jiwa ditemukan, malah hati yang hilang..
apa hati pantas dicari?
dicari atau akan datang sendiri?
bilakah datang tanpa disadari?
tanpa pandang subjek dan objek serta peran..
hanya peran di hati yang peduli..
entah pedih atau perih akan tetap terselip senyum..
jadi salah apa hati ini?
salah menentukan hati?
salah menjatuhkan hati?
salah apa!!!
(posted at facebook's notes Sunday, October 25, 2009 at 1:36am)
cinta tak bersyarat
ia melangkah pada sumbu yang sama, berkisah dan berasap.. sedang tak jelas ia malam ini.. apalagi yang menjadi sebebnya jika bukan kisah asmara.. ia tegar di segala hal, ceria dan pengasih.. seketika menjadi sangat limbung akan langkahnya dan ketetapan hatinya hanya karena cinta.. "udah sii,, semua orang juga pasti ngalamin kok.." saran hambarku yang akan selalu aku gunakan dalam hal telingaku sedang dibutuhkan untuk perkara-perkara seperti ini..
tertolong aku oleh seorang teman yang sangat amat kebetulan ada di tempat dan waktu yang sama.. "bahkan gw juga masi juga gubrak gusrak kalo masalah hati, kok.. tenang aja semua juga pasti lewat.." sarannya bergulir indah terdengar.. coba saja jalankan, tak satu pun anak manusia dapat bertahan.. cinta lagi,, cinta lagi..
apakah suatu pendewasaan seseorang harus melalui cara ini? harus dengan jatuh hati? dan kemudian patah pula hati itu?? tak dimungkinkan kah jika belajar dari pengalaman orang lain? haruskah mengalami sendiri? sebab sepanjang pengetahuanku, selalu jatuh hati dan kemudian patah hati yang membuat seseorang menjadi dewasa.. setidaknya untuk membentuk orang itu menjadi tahu bagaimana menghadapi jatuh hati di kemudian hari.. bagaimana menghadapi cinta itu sendiri,, ketika cinta dihadapkan pada pilihan menyelamatkan orang yang dicintai atau menyelamatkan diri sendiri.. sampai di titik mana cinta harus bertahan atau dipertahankan.. bla..bla..bla.. teori.. teori..
biarlah teori menjadi teori, biarlah cinta tetap menjadi cinta, tanpa kontaminasi, tanpa kapitalisasi.. hadapi cinta sebagai cinta, nikmati dan rasakan segala bentuk aslinya.. tentukan kapan cinta pantas dipertahankan dan kapan cinta harus dibiarkan bagaimana adanya.. biarkan cinta menjadi kristal.. karena di kemudian hari, cinta itu sendiri akan tetap mengkristal.. jatuh cinta di kemudian hari itu tidak akan mengurangi cinta yang ada atau pernah ada.. cinta di kemudian hari itu hanya akan bertambah jumlahnya dari cinta yang lalu.. dan seterusnya.. dan seterusnya..
"tapi gw udah punya banyak mimpi sama dia neee!!" hentaknya tak sabar.."biarin aja mimpi itu ada, tapi putusin apa yang lo mao.. kejar lagi dan terima resiko yang ada.. atau selesain aja dan terima juga semua resikonya.. tenang aja,, kita siap nyediain kuping dan denger semua kesel lo lagi,, mao besok, mao lusa.. asal lo udah mutusin sesuatu!! lo tuh laki, punya harga diri!!!" hentak temanku serasa tak sabar mendengar pertanyaan dan pernyataan berulang-ulang darinya.. dan aku mengangguk setuju untuk pernyataannya kali itu..
kami biarkan ia pulang dengan sejuta saran dari kami, entah berguna atau tak berguna untuknya.. kami biarkan ia melaju di atas kuda besinya yang setia menemani.. kami biarkan ia menghembuskan kepulan asap banyak-banyak setelahnya.. karena ini hidup, teman.. ini gemilangnya hidup.. ini cinta, yang entah platonis atau eros, tapi inilah cinta! cinta yang adalah sama bentuknya, melekat pada setiap anak manusia yang tak satupun identik rupanya, mungkin ia terlihat kukuh atau malah terlihat lemah.. namun setiapnya dapat dipastikan rapuh jika terkait dengan hati yang dirasuki cinta.. sungguh adil Sang Esa untuk hal tentang cinta ini..
hidupmu harus bergulir, teman.. dan kami akan terus ada di sini menemani.. mengenai penyelamatan dirimu.. nyata-nyata hanya kau sendiri dan tuhan yang dapat melakukannya.. kami?? ya, kami akan tetap ada di sini untukmu tanpa syarat.. sungguh tanpa syarat apapun!
*teras, menjelang tengahan malam..
*makasi buat tino buat judulnya..
(posted at facebook's notes Thursday, November 12, 2009 at 11:38pm)
Wednesday, November 25, 2009
hati berlogika
aku mencarinya dalam setiap sudut, aku mencarinya dalam setiap bentuk.. aku mencari lambang smiley berwarna kuning-oranye dalam daftar pertemanan, hanya untuk memuaskan hati jika lambang itu ada dan berwarna.. hanya sebentuk pembicaraan, pergunjingan dan perkataan yang terselip tawa yang aku cari.. atau bahkan sedikit perdebatan dan perselisihan pendapat yang aku kagumi.. sebatas itu dan semudah itu yang aku cari,, dan sangat sempurna ada padanya..
itu hanya penggalan kisah yang diceritakan sahabat untuk aku.. dan aku turut bahagia untuknya, pada akhirnya sahabat ini bisa mencinta.. entah akan dicinta atau tidak.. setidaknya sahabat ini nyata-nyata masih memiliki hati..
ia kisahkan dengan senyum yang tak lepas dari wajahnya,, air mukanya bahagia sama seperti tujuh atau delapan tahun lalu ketika hal yang kurang lebih sama terjadi padanya.. aku sebut kurang lebih sama karena pada dasarnya tidak sama, ia lebih berlogika kali ini.. ia bahagia karena ia paham benar apa yang ia cari kali ini.. waktu yang mendewasakannya menurutku, cinta kali ini adalah cinta sempurna untuknya.. ketika apa yang terlihat di luar tidak lagi ia hiraukan, jika aku menggunakan kosa katanya, akan seperti ini jawabnya "bukan hal penting kok, cuma perlu aja"
dan kemudian, seperti biasa percakapan kami akan berlanjut seperti ini..
"ngapain juga ganteng2 banget,, yang ada makan ati dah pasti"
"lah maluu kali kalo ga ganteng, ga bisa diajak ke mol hahaha"
"dasar cw dodol haha,, kalo mao dibawa ke mol ya pakein topeng ajahh ahaha, atau distrika aja dulu biar ga lecek hahahaa"
"eh cuma beneran loh,, ganteng tuh penting, bukan perluuu.. lo mah aneh ahh"
"lahh.. ganteng tuh perlu,, tapi ga penting tauuu.. gimana si lo??! kalo ganteng tapi brengkes gimana?"
"ya nasibb lah kalo gitu.. hahahaha"
"dasar gilaaaakk!! hahaha,, gw si ogah yaakk, yang biasa aja ahh tapi bisa diajak ngobrol sampe ketiduran ahaha"
"jiyaahh.. ngayal aja lo.. mana ada tuh ngobrol ama lo bisa ampe ketiduran,, kan berantem mulu ahahahaha"
"aaahh,, siyal! ga kok,, ga berantem cuma debat dikit hehehe"
"haha lo mah yang bisa diajak berantem yang dicari,, rumit ah hehe"
"lahh.. gak kok, gw cuma nyari yang bisa ngobrol, yang bisa ngobrol tanpa kepaksa cari bahan,, yahh artinya kan die akan bisa gw ajak ngobrol sampe salah satu dari gw ama die mati.. hehe ciyehh gw"
"haha.. bisa diajak ngobrol tapi ga enak diliat.. hiii ngabisin sisa umur gw ama laki2 kayak gitu.. hiii ngerii abis,, dasar aneh lo"
"ahahhaa.. lo yang aneh, si ganteng lo itu kalo ditambah umurnya 15 taon juga jadi jelek,, kriput, tua, berubah.. hahaha ya kan? emang lo pikir die brad pittt, pas tua malah ganteng haha,, atau alpacino? atau macam johny depp?? hahaha.. semua juga sama lah akan tua dan akan jelek.. jadiiii..."
"iya.. iyaa.. jadii cari pacar dan suami yang bisa diajak ngobrol, karena cuma obrolan yang ga akan berubah.. gitu kan? udah apaall tauu hehe"
"naaahh,, tu tauuu.. tu apaall hahaha"
"ya apal lah.. udah lama gw jadi sobat lo, udah apal juga ama kriteria lo cari pacar hahahaha"
"hahaha apal tapi ga paham, ga ngerti hehe"
"tuh kann.. berantem nih kita.. ngobrol ma lo pasti berantem deh pastiii hiiiihh"
"hahaha,, debat dikit biar berwarna hahaha,, iya..iya maap hehe"
"iya dimaapin hehe,, ya udah ganti topik ah hehehehe jadi sapa sang pacar? kapan akan diresmikan? atau jalanin aja? toh kita semua subjek kan.."
"pacar?? ahaha gak ada lah.. kapan si pernah ada.. kandas udah kandasss! haha"
"kok kandas? yang kemaren,, yang lo bilang si sempurna?"
"hehe sempurna buat gw, ga sempurna buat dijadiin pacar hehehe"
"kenapaaaa?!! lo milih mulu siiii ahh!"
"ahahaha jangan kesel dulu napa, harus milih lahh selagi bisa haha.. ama yang si sempurna ga bisa, wong die udah punya pacar haha udah lama juga gitu pacarannya, kenal pula gw ama pacarnya die hehe"
"hadyeuuhh.. (sambil neplok jidat) kenapa bisa sii?? gilak lo yee"
"hehe,, manalah gw bisa atur hati gw,, ga tau kenapa, nyangkut aja tiba2 hehe"
"trus2??!!"
"ya udah,, dikurung aja ni perasaan hehe daripada yang di sana rusak kan hehe cari aman aja deh gw mah.."
"hayaaahh.. dikurung mulu tuh hati,, udah dikurung aja masi suka nyangkut ke tempat yang seharusnya ga disangkutin, ya.. hehehe"
"hehe iya.. cuma tenang aja pertaruhannya gede kok, masalah persahabatan,, ga akan lah gw nekat demi sepotong hati yang ga penting ini hehehe"
sahabatku jatuh cinta dan patah hati dengan senyum, dengan air muka bahagia yang tidak berubah dari awal.. dia benar berlogika kali ini, sungguh tidak terdapat keegoisan pada cintanya.. ada hal yang diprioritaskannya di atas cinta.. di atas segala pencariannya tentang cinta.. tentang cinta yang seharusnya berbalas.. entah seperti apa bentuk hatinya kali ini, remuk redam tanpa sisa kah? atau sebaliknya ia semakin tinggi membangun benteng pertahanan atas nama cinta kasih? bagiku, ia sebentuk sahabat yang dapat mengolah hal itu.. ia yang sempurna sebenar-benarnya.. mungkin karena ia terlalu sempurna sehingga terlihat sulit menemukan milik siapa rusuk kedelapan yang dititipkan Tuhan pada dirinya..
sabar ya sahabat, semua akan indah tepat pada waktunya..
Wednesday, September 9, 2009
me miss thee
miss thy sounds
miss thy miracles
miss thy blesses
that would be great just to hear the voices..
kyrie
pater noster
agnus dei
thou said that thou never leave me
thou would not forget me
and thou always forgive me..
for all thy promises
for all thy majesty
for all thy love..
me simply said.. me miss thee
would thou forgive me for all the time that me forget thee?
posted at fb Monday, August 24, 2009 at 12:59pm
simpangan pilihan
sebuah emblem dengan dasar merah dijahit rapi pada tas ransel pengendara motor yang berhenti tepat di depan motorku. terdiam pun aku dibuatnya, berpikir, termenung..
kemarin, aku baru saja bersilang argumentasi dengan beberapa orang teman, tentang sebuah perkara yang baiknya tidak jadi perkara, tentang zona kenyamanan.. "mengapa nyaman jadi perkara? bukannya manusia mencari nyaman? dan kalo udah bisa menyebut 'zona kenyamanan' artinya sudah nyaman kan Ne, kenapa harus bingung, kenapa harus takut?" sembur seorang temanku yang sangat cinta pada sosok Bung Karno. "bukan itu maksud Dene, zona kenyamanan untuk orang pada umumnya, bisa nular ke dia kalo dibiasain, gitu kan, Ne?" penjabaran singkat yang tepat oleh seorang pendukung gerakan feminisme. teringat pula aku pada emblem tadi pagi "bisa karena biasa", tiga kata yang dapat diberlakukan untuk semua bidang, pekerjaan, cinta, hati, keluarga, nurani, idealisme dan bahkan nasionalisme.
zona kenyamanan buat seorang aku adalah bagian dari hidup. titik dimana aku tak ingin dan tak akan ingin pergi dari situ.. entah tempat, suasana, rasa, cuaca atau apalah, termasuk juga dididalamnya pekerjaan. pekerjaanku saat ini adalah tempat yang didambakan banyak orang, kurasa, karena ada rekan kerja yang begitu berluas hati, bidang pekerjaan yang luar biasa menarik dan tentunya jumlah pekerjaan yang tidak banyak. hanya sesekali aku dibuat begitu berkonsenterasi karena kasus-kasus besar tertentu, sisanya tidak lebih dari berjalan-jalan di dunia maya, tentunya termasuk mengunduh. pekerjaanku saat ini dapat disebut zona kenyamanan pada umumnya.. ya, pada umumnya, dan tidak untukku..
rasa nyaman untukku dalam bidang pekerjaan bukan yang seperti ini,, masih terlalu muda otak ini untuk disia-siakan.. masih terlalu hijau..
baru saja kemarin aku begitu takut pada zona kenyamanan pada umumnya ini, dan hari ini.. dijawab pula doaku olehNYA. aku, yang dalam jangka waktu tiga ratus sembilan puluh lima hari hanya memiliki waktu produktif tidak lebih dari tiga bulan.. aku, yang lebih banyak mengunduh dibandingkan menelaah perjanjian.. dan aku, yang terlampau sering berjalan-jalan di dunia maya daripada memberikan laporan harian, saat ini terhenyak pada satu kenyataan."udah gilak kali die, masa gw disuruh dobel-dobel kerjaannyaaa!! die ga tau apa selama ini gw pegang lima.. limaaaa perusahaan!! dan sekarang, die suruh gw jadi legal staff sekaligus jadi admin!! segitu koretnya yaaa sampe ga mao kontrak orang buat 3 bulan selama admin gw cuti hamil??!! gilaaakkk!! sakit jiwakk tu orang pastiii!! pokoke gw harus cabut!! ga manusiawi ni kantor!!" kali ini aku tiada lagi cukup sabar untuk menekan banyak tombol pada keyboard, kalimat seruan itu aku tumpahkan seketika melalui teknologi nirkabel keluaran nokia ini. di ujung sana terkesan bingung menapaki kalimatku dan menanggapi, "giiilaaaakk dooong, udah pelan-pelan ya, Ne, cari kerja yang baru, sabar ya, Ne.."
semestinya kesabaran ini tiada bermuara, sabar ya sabar, sabar ya tetep sabar.. tapi keputusan pimpinan perusahaan ini sudah sampai pada titik nadirku.. bekerja untuk lima perusahaan sekaligus, tidak membuatku mengeluh, sungguh.. namun untuk bekerja menanggung dua bidang sekaligus, ini sungguh terlampau.. aku manusia.. butuh pengertian, bukan uang atau materi lainnya, aku manusia.. butuh dihargai, bukan semut penafkah atau lebah pekerja.. jika tidak dapat berlaku adil, setidaknya berusaha bijak, selama masih bernurani..
termenung lagi aku kali ini..
doaku terkabul, pikirku.. IA menjawabnya, kegundahanku akan zona kenyamanan yang tak nyaman pada akhirnya terjawab sudah.. aku tidak akan menetap di sini.. jika Yesus punya empat belas stasi pada jalan salibNYA, aku pun demikian.. pemberhentian yang kali ini sudah lewat, aku harus berjalan kembali tampaknya.. dilematis melandaku ketika aku ternyata berdiri di antara pengejaran idealisme dan materi.. mereka selalu berbanding terbalik,, dan aku seharusnya memilih.. aku yang begitu takut masuk dalam zona kenyamanan pada umumnya, karena ketakutanku akan terkikisnya idealismeku.. kini harus memilih.. memilih!
posted at fb Wednesday, August 19, 2009 at 11:28am
(add some.. today!)
ironis
Rapat yang membosankan pastinya.. Pertambangan batubara sangat identik dengan laki-laki..kaum pria. Dan nyata memang hanya ada dua yang sejenis aku. Bahkan seorang sejenisku lebih berperan sebagai isteri daripada seorang pemain bisnis pertambangan.
Ketika topik dan pembahasan terlihat membosankanku, aku lebih tertarik memperhatikan sekitar yang salah satunya adalah mahluk sejenisku yang perannya sebagai isteri yang baik. Tak lebih dari mengambilkan teh panas dan makanan kecil yang disediakan pihak hotel ini. Selebihnya, ia hanya terpaku memandangi telepon genggamnya.
Percakapan mulai mencair ketika satu orang membakar rokok, segala jadi lebih santai dan dapat dikomunikasikan ketika dilakukan sembari merokok. Hebat! Sakti benar tembakau, cengkeh, tar, nikotin dan aseton yang dijadikan satu itu.. Hebat!
Satu orang di sebelahku mengungkit masalah wilayah tambang yang selalu dipersulit oleh pemerintah daerah, hanya karena wilayah tersebut termasuk dalam kawasan kehutanan.
Hanya? Hanya?!! Hanya katanya!! Sudah semakin serakah rupanya.. Dia dapat memilih kata yang lain selain "hanya". Sudah hilang pula kecintaan dan kepeduliannya terhadap lingkungan, tragis. Pernyataannya ditanggapi tidak jauh lebih tragis oleh pembicara berikutnya. Bagian hutan dan kehutanan pernah dijanjikan oleh pemerintah daerah sebesar 20%. Coba bayangkan 100% wilayah dalam kabupaten di borneo 80% digunakan untuk pertambangan, 20% sisanya adalah pemukiman dan kehutanan. 20%! Dibagi-bagi pula untuk pemukiman, dari 20% itu mereka masih juga berteriak menuntut 20%nya untuk pertambangan lagi?? Tetap kurang juga rupanya 80% yang ditempatkan itu.. Sungguh sudah semakin serakah manusia Indonesia ini tampaknya..
Ironisnya, aku menjadi bagian dan memainkan peranan di dalamnya. Idealisme-ku menggeliat lagi..
Jangan salahkan jika bumi ini marah, jangan salahkan jika langit ini murung. Jangan menunjuk pada bumi atau langit.. Coba berdiri berdiam di hadapan cermin.. Lihat lebih dekat, lihat lekat-lekat. Hanya manusia yang diciptakan untuk menguasai langit dan bumi, tentunya dengan pilihan untuk menjadi bijak atau malah menjadi tamak.
*posted at fb Thursday, July 30, 2009 at 3:08pm
Thursday, July 9, 2009
hari ini.. detik ini..
*dan lalu..
air mata tak mungkin lagi kini
bicara tentang rasa..
nada sambung pribadi itu sudah berulang dua kali sampai akhirnya ia berhenti. "haloo.. nuk, lagi dimana? akan kerja jambra lo?" nadaku sedikit bergetar ketika menanyakan itu, dan jauh di seberang sana menjawab, "yah gw baru mao berangkat ngantor, ne.. seminggu ini kerja sore mulu nii.. kenapa ne?" segera setelah mendengar jawabnya makin runyamlah hati ini dan buru-buru kujawab "hmm.. gapapa nuk, nanya aja.. kangen hehehe, oke deh nuk.. slamat bekerjaaa hehe" sambungan terputus dan akupun terdiam lama sambil menatapi nokia 6300 yang jelas tak fokus kutatapi.
sedang tidak adil tampaknya hidup ini untukku.
sesungguhnya aku hanya ingin mengeluh, mengeluh sejadi-jadinya.. dan sepertinya itu harus dilakukan hari ini, detik ini dan sekarang, sebab pasti akan sudah berbeda lagi jika ditunda-tunda. mungkin aku salah semalam, salah membiarkan diriku menonton rangkaian kisah the king of pop yang di tengah-tengah terselip lagu dan video clip "will you be there?". yaaa.. pasti karena itu sebabnya, sedikit sedang sensitif atau bahkan terlampau sensitif hati ini. yang aku tangkap, lagu itu mengisahkan seseorang dengan berbagai masalahnya dan ia menyatakannya untuk seorang teman.. atau sahabat.. atau sahabat-sahabatnya.. tanpa sadar menangis pula aku dibuatnya. ahhh sungguh sedang sensitif rupanyaaa..
hidup sedang tidak adil untukku belakangan ini.
serasa ditinggal teman-teman.. bukan karena aku salah atau aku pemarah, tapi karena cinta, karena jatuh cinta. ahh.. mana bisa cinta dipersalahkan?? mereka (mungkin) bahkan tidak meminta untuk jatuh cinta, hanya segalanya tepat.. baik waktu, ruang dan pertemuan.. ya, segalanya tepat. dan entah mengapa beberapa kali ini aku serta merta sakit.. aku, yang selalu ada di sana.. aku yang membuat dan mengkreasikan mereka bertemu, malah buruknya sekarang menyesal atau seperti menyesal! hanya karena aku sendiri? atau merasa sendiri ditengah mereka-mereka itu. satu ketika aku merasa serba salah karena ada di antara mereka.. entah apa alasannya, hanya salah saja rasanya dalam keseluruhan.. ya, sepi dalam ramai.. pada akhirnya aku rasakan juga kalimat itu..
satu dari sekian banyak kejadian menempatkanku pada posisi sangat bodoh rasanya. awalnya hanya berbincang berdua tapi selalu dan selalu pada akhir perbincangan si pihak satunya datang, entah aku atau dia yang mengundangnya. "ne, kita cabut ntaran ya, sebats lahh.. sekalian nungguin die, mo nyusul katanya.. cuma sekarang udah di jalan kok" katanya sembari menekan tombol merah pada telepon genggamnya yang cdma. "oohh dia mo dateng? udah dimana? asiiikkk rameeee!!!" pertanyaan sekaligus pernyataan yang sama yang pastinya selalu ku'ulangi untuk menetralkan keterkejutanku. ya, memang tiada yang salah dalam hal ini, mereka punya hak untuk bertemu.. sedangkan aku? siapa aku? teman, tidak lebih dan tidak kurang..
teman yang ada dikala mereka butuhkan, dikala mereka mau aku ada. teman yang pasti mau mendengarkan walaupun seringkali reaksiku lebih offensive dari yang ia perlukan.. teman yang sangat mendukung pula ketika mereka belum dekat, teman yang mendorong dan memberitahukan caranya agar mereka menjadi dekat, tentunya dilengkapi dengan candaan "yeessss!! dapet kapling di surga lagi gw!! ahahaha" teman.. teman yang saat ini tiba-tiba kesepian di tengah kelengkapan, kesempurnaan dan kebahagiaan mereka. teman??
aku semakin ragu akan peranku ketika satu perbincangan ini terjadi.. "ne, itu temen lo lucu juga.. PKL gitu hehe, jodohin doong.." kata seorang temanku yang setelah beberapa minggu terakhir berkenalan dengan temanku yang lainnya. "waduh,, agak ribet nii sob die agak pendiem, gw sih agak susah ngobrol ma die.. cuma gapapa dah coba aja kali ya" teringat akan sesuatu hal buruk, sesegera mungkin kutambahkan "tapi yang bener lo, jangan dimaenin hatinya.. baik anaknya" dan temanku itu menjawab "ya iyaaalaahh!! masa lucu gitu gw maenin siihh.."
dan semakin lengkaplah ketidakadilan ini ketika kisahnya berkembang..
"gimana, bisa jalan bareng akhirnya sob?" tanyaku sesaat setelah memencet tombol "on" pada tape mobilnya.. "yoii dong.. eh, lucu parah dahh anaknya.. tersihir dah gw ama kelucuannya ahahahaha" "eh, die mao kalo jalan ada lo gitu ne.. gemana dong?" sambungnya. aku kali ini sedang sibuk memilih lagu yang akan diputar dan menjawabnya sambil lalu "lah, ngapa dah? hmm.. tapi gapapa siihh kalo sesekali, jangan sering-sering.. jadi nyamuk gw ahahaha" tawanya menyambut tawaku sambil terus ia ceritakan betapa berkesannya kejadian hari lalu. mengomentari temanku ini itu yang diakhiri dengan.. "emang dene deeehh toko segala ayaaa" dan tertawa lagi.. dengan cepat ia dibubuhkan "kecuali cowo wakakakakakakakk" dan aku timpal dengan "siyal lo! ahaha"
hari berikutnya dan berikutnya lagi perbincangan tak lepas dari topik itu.. topik yang sama, berulang dan berulang. aku mendengarkan, mendengarkan dan mendengarkan.. tanpa sedetikpun diterima segala komentar. aku bosaaaaaaaaann!!!
mungkin ia agak kesal atau apalah, mungkin aku salah bicara atau entahlah.. yang aku ingat ia setengah membentakku setengah menyindir "makanya cari pacar dong lo!" aahhh.. temankah ini? masih juga tak paham dengan pilihanku yang telah berjuta kali aku ujarkan?? ahhh.. sedang dimabuk cinta rupanya sehingga sepedas itu lidahnya ataukan cinta membuat ia lupa untuk berlogika? atau malah aku sedang sering-seringnya memakai logika untuk orang-orang yang tengah menyingsikan logika?
bukannya aku takut sendirian, bahkan jika berdiam sejenak.. kita lahir dan akan mati sendirian, mengapa harus sesibuk itu untuk hidup sendiran di bumi, yang aku yakin tidak akan lebih dari usia 80 tahun (jika beruntung). aku sendirian karena aku memilih untuk sendirian.. bukan karena tidak mencari atau tidak dicari.. mengapa ini harus dipertanyakan? dihentak dan dibantak pula.. aku hanya ingin membicarakan cerita ringan, tentang sehari-hari, tentang aktivitas dan rutinitas, tentang buku atau lagu, tentang film atau bahkan perpolitikan indonesia belakangan ini.. itu saja.. itu saja. aku ingin teman serupa itu.. hanya itu, sungguh hanya itu..
will you be there? menghenyakkan aku pada kenyataan ini.. kenyataan yang selama ini kuanggap lalu.. sebuah peran yang aku anggap sempurna untukku dan teman-temanku.. nyatanya peran ini memojokkan aku pada satu rasa di satu masa.. masa ini, masa mengeluh, masa merasa kehilangan dan kesepian.. aku pikir semua akan sempurna, ya mungkin sempurna untuk mereka tapi tidak untuk aku.. jadi, biarkan aku mengeluh, mengeluh dan menangis.. menangis sejadi-jadinya tanpa perlu didengar, tanpa perlu ditepuk, tanpa perlu dibuat jadi diam.
is that too much to ask for?